09 Desember, 2008
05 Desember, 2008
REUNI AMPUTASI 30 NOVEMBER 2008
Mejeng sambil tersenyum ..Kok tangannya pada sedakep ya...Badan sudah Gede apa??
Contoh Daerah Sekitar Kepala Yang mulai Erosi..He..he...
TIGA DIVA (Anti-Nilma-Iyuh)Lha..kok merem sih Nil....
CONTOH PENGUSAHA DAERAH YANG SUKSES....MAS MARGONO..Bareng Mas Beni Widodo
CITA-CITA JADI PROFESOR..LHA KOK TERCAPAI YA....(Botaknya saja)..THOMAS dan YOGI



Wajah-wajah Amputasiwan-Wati terkini...Apakah masih bisa mengenali???
25 November, 2008
Pesan dan Wejangan

Assalamualaikum,
Hi teman2 sejawats,
Mohon maaf lahir et batin dari kami sekeluarga.
Saat ini kita lagi prihatin, karena dunia dirundung resesi ekonomi. Sayangnya Indonesia dari dulu telat melulu, karena dipermainkan oleh pihak2-pihak yg lebih pintar tentunya.
Pola ekonomi kapitalis telah menunjukkan keburukkannya yg cukup parah. Karena memfasilitasi pihak2 yg rakus, membuat rente, transaksi derivatif yg fiktif (menggalang dana orang lain dengan menjual kertas yg katanya berharga: saham, bonds, surat utang dll). Lembaga rating yg seharusnya profesional, kayaknya salah memberikan penilaian (disengaja atau KKN ?) sehingga banyak pihak (Bank2 via fund manager) yg membeli saham atau surat berharga bahkan transaksi derifatif subprime mortgage (gagal bayar) dan ujung2nya tidak lagi punya duit, karena dananya tersedot entah ke mana (kapitalis rakus tentunya). Padahal uang Bank kan uang rakyat (publik) yg akhirnya harus menderita bila bank kesulitan liquiditas.
Saat gelembung akan pecah, pemilik dana itu malah main transaksi future minyak mentah dan komoditas, sehingga harga2 meroket padahal semu dan menyebabkan pelaku pasar sektor riil ikutan kesulitan karen semua biaya produksi jadi mahal.
Belum lagi pasar uang. Uang diperjualbelikan sak penake dewe. Yang untung yg punya banyak duit bisa jual beli mata uang walau deg-degan. Nah kita2 kebagian getahnya, harga2 jadi pada mahal, terutama yg dibeli pake dollar (komponen mobil, elektronik, bahan obat2an, bahan baku pakan, yg mau beli Real Saudi dll).
Sekarang saat yg tepat untuk sistem syariah menjadi solusi yang terbaik diantara sistem yg sudah ada (komunis/sosialis sudah keok, kapitalis lagi amburadul). Karena sistem ini mengutamakan bagi hasil dan saling menjaga atau menanggung (susah senang sama-sama ridho). Hasilnya sering kali atau selalu lebih baiklah.
Salam,
AHP
09 Oktober, 2008
02 Oktober, 2008
Kenangan Lama
“Rajin kuliah tidak berarti rajin mencatat”
Masih ingat masa kuliah,aktif pinjam catatan menjelang ujian? Aku teringat kejadian lucu dengan catatan bakteriologi. Waktu itu asisten pak Has/ibu Bib, mas Indra (angkatan17) , meminjam catatan kuliah aku dan Wiwid. Katanya untuk buat bahan ujian, dia mau lihat bahan kuliah yang diajarkan di kelas. Ceritanya mas Indra ambil sample catatan beberapa mahasiswa (mungkin yang dia lihat rajin kuliah). Nah,konyolnya,aku dan Wiwid punya catatan yang sama (sama-sama fotocopy). Wiwid bilang kalau catatannya dipinjam mas Indra,lho aku juga diminta, “Ketahuan dong…fotocopy-an…”
Sementara itu kita berdua dapat informasi mas Indra juga pinjam catatan Hani yang terkenal rapi.
Komplit deh malunya,karena catatanku dan Wiwid sebenarnya sama-sama fotocopy punya Hani. Dan itu membuat kita berdua merasa kasihan dengan mas Indra,percuma pinjem catatan Ria dan Wiwid....nggak bisa jadi sample...
Jadi ternyata rajin datang kuliah nggak berarti rajin mencatat dan dengerin kuliah ...
Buat teman-teman yang dulu rajin meminjamkan catatan kuliahnya yang rapi dan lengkap,terima kasih ya...
By Ria - http://kumoncandraloka.blogspot.com
27 September, 2008
Ria dan anak-anak
Teman-teman,
Ini aku sekarang dengan 2 anakku. Pertama yang gedhe Dito,mungkin beberapa temen masih ingat waktu kecil aku bawa2 kalau tunggu ujian koas. Sekarang udah kuliah di Satra Jepang UI.Yang kecil Tyas,masih 10 tahun,hampir 11 ding...kelas 6 SD. Tyas aktif berenang,sejak TK B, lumayan jago apalagi kalau dibandingkan Ibunya. Foto ini waktu Tyas dapat piala Kumon tahun lalu (Ibunya nggak pernah dapet piala...hik..hik..hik..)
Kami bertiga,Happy Family...
10 September, 2008
Kampus Taman Kencana
Apakah anda masih ingat lagu " Kampus Taman Kencana " yang pernah menjadi lagu para civitas FKH-IPB? Lagu yang setiap acara-acara Losac, ospek, pengambilan sumpah dokter hewan serta pulang kandang selalu dikumandangkan?
Ya..lagu ini dipopulerkan oleh Klinik Musik FKH-IPB (seingat saya dulu dimotori oleh Bang Kemal; mas Imung; mas Heru dll). Mau tahu syairnya? Ini dia.
“KAMPUS
Pengarang : Klinik Musik
Kampus Taman Kencana
kini tambah penghuninya
harapan segenap civa
di Pe 2 eF eF Ka Ha
Disetip dan dibentak
raka raka memang galak
tapi mungkin nanti jadi pasangan serasi
teman bercanda, kawan bercengkrama,
diruang senat dan cafetaria
diruang klinik, anatomi, biokimia dan farmakologi
inseminasi di lab reproduksi
lihat sapi yang lagi birahi…
Ada juga puisi ALMAMATER karangan drh. Taufiq Ismail
Juvenes dum sumus …
(Let us rejoice therefore, While we are young.)
Didepan gerbangmu tua pada hari ini
Kami menjilangkan tangan kedada kiri
Tegak dan tengadah menatap bangunanmu
Genteng hitam, dinding kusam berlumut waktu
Untuk terakhir kali
Marilah kita kenangkan tahun-tahun dulu
Hari-hari kuliah diruang fisika
Mengantuk pada pagi cericit burung gereja
Praktikum. Padang percobaan. Praktek daerah
Corong anastesi dan kilau skalpel dikamar bedah
Suara-suara menjalar sepanjang gang
Suara pasien yang pertama kali kujamah
Diaula ini, aula yang semakin kecil
Kita beragitasi, berpesta dan berkencan
Melupakan sengitnya ujian, tekanan guru besar
Melepaskannya pada hari-hari perpeloncoan
Pada film dan musik yang murahan
Ya, kita sesekali butuh juga konser yang baik
Drama Sophocles, Tjekov, atau Jas Panjang Pesanan
Memperdebatkan Tuhan, politik dan para negarawan
tentang perempuan, filsafat serta peperangan
Bayang semua abad dahulu lewat abad yang kini
Dimanakah kau sekarang berdiri? Diabad ini
Dan bersyukurlah karena lewat gerbangmu tua
Kita telah dilantik jadi warga Republik Berpikir Bebas
Sesudah bertahun diuji kesetiaan dan keberanianmu
Dalam berpikir dan menyatakan kebebasan suara hati
Berpijak ditanah air nusantara
Dan menggarap tahun-tahun kemerdekaan
Dengan penuh kecintaan
Dan kami bersyukur pada Tuhan
Yang telah melebarkan gerbang tua ini
Dan kami bersyukur pada ibu bapa. Yang sepanjang malam
Selalu berdoa tulus dan terbungkuk membiayai kami
Dorongan kekasih sepenuh hati
Dan kami berhutang pada manusia
Yang telah merintiskan sejarah dan ilmu
Yang telah menjadi guru-guru kami
Yang membayar pajak selama ini
Pada hari ini didepan gerbangmu tua
Kami telah kenangkan cemara halamanmu dalam bau formalin
Mikroskop. Kamar obat. Perpustakaan
Gulungan lajar dikampung nelayan, janji pohon-pohon perkebunan
Angin hijau dipadang-padang peternakan
Deru kemarau dipadang-padang penggembalaan
Dalam mimpi teknologi, kami kini dipanggil
Untuk menggarap tahun-tahun kemerdekaan
Dan mencintai manusianya
Mencintai kebebasannya
Bogor, 1963
Juga tak ketinggalan Hymne IPB yang liriknya seperti ini:
Ciptaan : H. Syafei Atmodiwiryo, 1963
Institut Pertanian
Pengabdi Nusa Bangsa
Menempa Tunas Muda
Cendekia Pencipta Jaya
Bergema Swara Cita
amalkan ilmu tuk Nusa
dengan semangat bergelora
Jayalah IPB kita
Tugas bakti civitasnya
laksanakan selalu
Tridharma nan mulia
IPB terus maju
Institut Pertanian
pengemban cita suci
Institut Pertanian Bogor
almamater kami





NINJA
(dalam bahasa Jepang:忍者, harafiah, "Seseorang yang bergerak secara rahasia") adalah seorang pembunuh yang terlatih dalam seni ninjutsu (secara kasarnya seni pergerakan sunyi) Jepang. Ninja, seperti samurai, mematuhi peraturan khas mereka sendiri, yang disebut ninpo. Menurut sebagian pengamat ninjutsu, keahlian seorang ninja bukanlah pembunuhan tetapi penyusupan. Ninja berasal dari bahasa Jepang yang berbunyi Nin yang artinya menyusup. Jadi, keahlian khusus seorang ninja adalah menyusup dengan atau tanpa suara.
Kata ninja terbentuk dari dua kata yaitu nin dan sha yang masing-masing artinya adalah tersembunyi dan orang. Jadi ninja adalah mata-mata profesional pada zaman feudal jepang. Sejarah ninja juga sangat sulit dilacak. Info mengenai keberadaan mereka tersimpan rapat-rapat dalam dokumen-dokumen rahasia.
Ninja juga bisa diartikan sebagai nama yang diberikan kepada seseorang yang menguasai dan mendalami seni bela diri ninjutsu. Nin artinya pertahanan dan jutsu adalah seni atau cara. Kata ninja juga diambil dari kata ninpo. Po artinya adalah falsafah hidup atau dengan kata lain ninpo adalah falsafah tertinggi dari ilmu beladiri ninjutsu yang menjadi dasar kehidupan seorang ninja. Jadi ninja akan selalu waspada dan terintregasi pada prinsip ninpo.
Ninja adalah mata-mata profesionl di jaman ketika para samurai masih memegang kekuasaan tertinggi di pemerintahan jepang pada abad 12. Pada abad 14 pertarungan memperebutkan kekuasaan semakin memanas, informasi tentang aktifitas dan kekuatan lawan menjadi penting, dan para ninja pun semakin aktif.
Para ninja dipanggil oleh daimyo untuk mengumpulkan informasi, merusak dan menghancurkan gudang persenjataan ataupun gudang makanan, serta untuk memimpin pasukan penyerbuan di malam hari.karena itu ninja memperoleh latiham khusus. Ninja tetap aktif sampai jaman edo (1600-1868), dimana akhirnya kekuasaan dibenahi oleh pemerintah di zaman edo.
Asal-usul Ninja
Kemunculan ninja pada tahun 522 berhubungan erat dengan masuknya seni nonuse ke Jepang. Seni nonuse inilah yang membuka jalan bagi lahirnya ninja. Seni nonuse atau yang biasa disebut seni bertindak diam-diam adalah suatu praktek keagamaan yang dilakukan oleh para pendeta yang pada saat itu bertugas memberikan info kepada orang-orang di pemerintahan. Sekitar tahun 645, pendeta-pendeta tersebut menyempurnakan kemampuan bela diri dan mulai menggunakan pengetahuan mereka tentang nonuse untuk melindungi diri dari intimidasi pemerintah pusat.
Pada tahun 794-1192, kehidupan masyarakat jepang mulai berkembang dan melahirkan kelas-kelas baru berdasarkan kekayaan. Keluarga kelas ini saling bertarung satu sama lain dalam usahanya menggulingkan kekaisaran. Kebutuhan keluarga akan pembunuh dan mata-mata semakin meningkat untuk memperebutkan kekuasaan. Karena itu permintaan akan para praktisi nonuse semakin meningkat. Inilah awal kelahiran ninja. Pada abad ke-16 ninja sudah dikenal dan eksis sebagai suatu keluarga atau klan di kota Iga atau Koga. Ninja pada saat itu merupakan profesi yang berhubungan erat dengan itelijen tingkat tinggi dalam pemerintah feodal para raja di jepang. Berdasarkan hal itu, masing-masing klan memiliki tradisi mengajarkan ilmu beladiri secara rahasia dalam keluarganya saja. Ilmu beladiri yang kemudian dikenal dengan nama ninjutsu. Dalah ilmu yang diwariskan dari leluhur mereka dan atas hasil penyempurnaan seni berperang selama puluhan generasi. Menurut para ahli sejarah hal itu telah berlangsung selama lebih dari 4 abad. Ilmu itu meliputi falsafah bushido, spionase, taktik perang komando, tenaga dalam, tenaga supranatural, dan berbagai jenis bela diri lain yang tumbuh dan berkembang menurut jaman.
Namun ada sebuah catatan sejarah yang mengatakan bahwa sekitar abad ke-9 terjadi eksodus dari cina ke jepang. Hal ini terjadi karena runtuhnya dinasti tang dan adanya pergolakan politik. Sehingga banyak pengungsi yang mencari perlindungan ke jepang.sebagian dari mereka adalah jendral besar, prajurit dan biksu. Mereka menetap di propinsi Iga, di tengah pulau honsu. Jendral tersebut antara lain Cho Gyokko, Ikai Cho Busho membawa pengetahuan mereka dan membaur dengan kebudayaan setempat. Strategi militer, filsafat kepercayaan, konsep kebudayaan, ilmu pengobatan tradisional, dan falsafah tradisional. Semuanya menyatu dengan kebiasaan setempat yang akhirnya membentuk ilmu yang bernama ninjutsu.
Bela diri Ninjutsu
Gerakan beladiri ninjutsu hanya tendangan, lemparan, patahan, dan serangan. Kemudian dilengkapi dengan teknik pertahanan diri seperti bantingan, rolling dan teknik bantu seperti meloloskan diri, mengendap, dan teknik khusus lainnya. Namun, dalam prakteknya ninja menghindari kontak langsung dengan lawannya, oleh karena itu berbagai alat lempar, lontar, tembak, dan penyamaran lebih sering digunakan. Berbeda dengan seni beladiri lain. Ninjutsu mengajarkan teknik spionase, sabotase, melumpuhkan lawan, dan menjatuhkan mental lawan. Ilmu tersebut digunakan untuk melindungi keluarga ninja mereka. Apa yang dilakukan ninja memang sulit dimengerti. Pada satu sisi harus bertempur untuk melindungi, di sisi lain ninja harus menerapkan “berperilaku kejam dan licik” saat menggunakan jurus untuk menghadapi lawan. Disisi lain ajaran ninpo memberi petunjuk bahwa salah satu tujuan ninjutsu adalah mengaktifkan indra keenam mereka. paduan intuisi dan kekuatan fisik pada jangka waktu yang lama memungkinkan para ninja untuk mengaktifkan indra keenamnya. Sehingga dapat mengenal orang lain dengan baik dan mengerti berbagai persoalan dalam berbagai disiplin ilmu.
Walaupun terdapat banyak keluarga ninja di jepang, baru sekitar tahun enam puluhan keluarga ninja baru dapat di dekati oleh orang luar. Sejak ninja dinyatakan terlarang oleh shogun tokugawa pada abad 17. pada tahun 1950 larangan tersebut dicabut oleh pemerintah Jepang. Pada tahun 1960 televisi jepang menayangkan laporan dokumentasi dan sejarah ninja. Setelah itu salah satu aliran yang dapat membuka diri dan memperkenalkan ninja ke dunia luar adalah aliran togakure-ryu dengan pewaris dari generasi ke 34, masaaki hatsume,.yang profesi sehari-harinya adalah seorang tabib ahli penyembuhan dan pengobatan tulang. Pada tahun 1978 ninjutsu berhasil di publikasikan dan diajarkan ke amerika oleh stephen k. hayes. Sejak saat itu ninjutsu menjadi cabang beladiri yang paling banyak diminati.
Peralatan Ninja
Ninja diharuskan untuk bisa bertahan hidup di tengah alam, karena itu mereka menjadi terlatih secara alamiah untuk mampu membedakan tumbuhan yang bisa dimakan, tumbuhan racun, dan tumbuhan obat. Mereka memiliki metode cerdik untuk mengetahui waktu dan mata angin. Ninja menggunakan bintang sebagai alat navigasi mereka ketika menjalankan misi di malam hari.mereka juga mahir memasang perangkap, memasak hewan, membangun tempat berlindung, menemukan air dan membuat api.
Ninja memakai baju yang menutup tubuh mereka kecuali telapak tangan dan seputar mata. Baju ninja ini disebut shinobi shozoko. shinobi shozoko memiliki 3 warna. Baju warna hitam biasanya dipakai ketika melakukan misi di malam hari dan bisa juga sebagai tanda kematian yang nyata bagi sang target. Warna putih digunakan untuk misi di hari bersalju. Warna hijau sebagai kamuflase agar mereka tidak terlihat dalam lingkungan hutan.
Shinobi shozoko memiliki banyak kantong di dalam dan luarnya. Kantong ini digunakan untuk menyimpan peralatan kecil dan senjata yang mereka butuhkan, seperti racun, shuriken, pisau, bom asap dan lain-lain. Ninja juga membawa kotak P3K kecil tradisional, yang diisi dengan cairan dan minuman. Ninja juga memakai tabi yang mirip sepatu boot. Celah yang memisahkan jempol kaki dengan jari lainnya memudahkan ninja saat memanjat tali atau dinding.
Ada 18 tingkat ilmu dan seni berperang ninjutsu dari banyak keahlian yang dimiliki oleh ninja yang dapat dipelajari oleh umum pada saat ini. Selebihnya di luar keterampilan fisik dan penguasaan jiwa, para pendekar ini harus mempelajari latihan batin. Setelah menguasai level ini, ninja bisa sangat ahli dan bahkn dianggap sebagai orang bijak atu dukun, karena kemampuannya menyatu dengan alam dan siklus di sekitarnya. Delapan belas keahlian tersebut adalah:
1. seishin teki kyoyo (pemurnian jiwa)
ninja aliran tokakure sangat mengandalkan pengenalan jati diri. Seorang ninja harus mengetahui dengan tepat komitmen dan motivasi hidupnya. Dengan pemahaman dan penghayatan terhadap proses pematangan seorang ninja bisa menjadi seorang pendekar yang bijak. Keterlibatan ninja dalam pertarungan dimotivasi oleh alasan untuk melindungi. Tidak dibenarkan jika alasannya semata-mata hanya karena uang.
2. tai jutsu (bertarung dengan tangan kosong)
paduan dari ilmu daken taijutsu(pukul, tendng, tangkis), ju taijutsu(gumul, mencekik, meloloskan dari kuncian), taihen jutsu(gerak tanpa suara, berguling, melompat, cara jatuh). Keterampilan ini di perlukan pada situasi terancam atau bertahan
3. ninja ken (pedang ninja).
pedang ninja adalah pedang pedek lurus bermata tunggal. Pedang adalah senjata utama ninja. Untuk menggunakan pedang dituntut dua keahlian utama yaitu ilmu menarik pedang (dg kecepatan namun halus gerakannya ) sekaligus mengayun untuk memotong.
4. bo jutsu (jurus tongkat dan bilah)
ada 2 jenis tongkat, tongkat panjang sekitar 2 meter(bo) dan tongkat pendek sekitar satu meter(hanbo). Ada lagi senjata dari bilah bambu yang bila di buka di dalamnya ada mata pedang yang sekilas tampak seperti tongkat biasa.
5. shuriken jutsu (senjata lempar)
ilmu lempar berupa lempeng baja dengan mata tajam bersisi empat seperti bintang(senban shuriken) atau paku lempar(bo shuriken). Senban shuriken dilempar dengan cara dipuntir agar bisa menancap dan memberi efek gergaji. Bo shuriken dilempar bersamaan beberapa buah sehingga terlihat seperti kilatan jarum.
6. yari jutsu(jurus tombak)
tombak digunakan untuk pertarungan jarak sedang untuk menangkis dan meredam serangan lawan.
7. naginata jutsu(jurus pedang bertongkat)
pedang pendek yang gagangnya dibuat panjang seukuran tombak. Digunakan ninja untuk memotong lawan yang berada dalam jarak sedang. Bisa digunakan untuk menyerang samurai dan merobohkan tentara berkuda.
8. kusari gama (jurus rantai dan bandul)
berupa rantai sepanjang 2-3 meter yang diberi bandul pada salah satu ujungnya. Pada ujung yang lain dikaitkan pada gagang arit tradisional jepang. Rantai digunakan untuk menangkis serangan senjata lawan.sedangkan bilah arit digunakan untuk menghabisi lawan yang sudah terjerat. Senjata rantai dan bandul yang disukai oleh para ninja aliran togakure adalah kyoketsu yaitu belati lengkung yang gagangnya dipasangi tali halus dari rambut kuda dan ujung tali satu lagi diberi cincin baja besar.
9. henso jutsu (ilmu menyamar dan membaur)
ilmu ini sangat diperlukan pada saat spionase. Ninja membuat identitas palsu dan mengalihkan perhatian orang. Ninja juga bergerak tanpa bisa di lacak.
10. shinobi iri (ilmu mengintai dan menyusup)
ilmu ini mengajarkan bergerak tanpa suara dan bersembunyi di bawah bayangan.
11. ba jutsu
seorang ninja harus bisa bertempur di atas kuda selain menunggang kuda dengan baik di segala medan.
12. sui ren (ilmu tempur dalam air)
meliputi teknik mengintai dengan cara berenang, bergerak tanpa suara dalam air, cara menggunakan perahu khusus untuk mengapung dalam air, dan teknik perkelahian dalam air.
13. bo ryaku (ilmu strategi)
ilmu taktik yang tak lazim digunakan dalam kondisi bertahan atau pertarungan terbuka. Ninja sering memanfaatkan kondisi sekitarnya untuk melaksanakan tugasnya, tanpa banyak mengeluarkan energi.
14. cho ho (ilmu spionase)
ilmu mata-mata termasuk merekrut dan memakai orang yang digunakan sebagai mata-mata.
15. inton jutsu (teknik meloloskan diri dan menghilang)
ninja pandai meloloskan diri dengan memanfaatkan keadaan alam yang ada.
16. ten mon (meteorologi)
memanfaatkan cuaca juga merupakan senjata utama ninja. Sejak kecil mereka dilatih mengendalikan cuaca dari tanda-tanda alam yang kecil.
17. chi mon (geografi)
teknik pemanfaatan lahan.
Filosofi Ninja
Filosofi ninja adalah meraih hasil maksimal dengan tenaga minimum. Muslihat dan taktik lebih sering dilakukan daripada konfrontasi langsung.
Ninja tidak memiliki status mulia seperti samurai, sehingga ninja bebas melakukan apapun untuk mengatasi masalah, tanpa terikat oleh nama baik keluarga dan kehormatan.
Sumber:wikipedia
09 September, 2008
Hallo rekan-rekan Amputasi,
Sudah lama kita tidak bersua. Khabarku baik baik saja. Aku menikah (suamiku Paul) 15 tahun terakhir ini. Dikarunia 2 putra (Dustin 20 dan Forrest 18, anak Paul dari pernikahan sebelumnya), dan satu putri Serena 13. Mereka tumbuh cepat sekali. Anak laki sudah pada kuliah. Serena sekarang 13 tahun (kelas 8), lagi siap siap pilih sekolah (high school)untuk tahun depan. Aku bersama suami masih mengelola Primate Products. Kami tinggal di gunung di California, USA, tepatnya town bernama "Woodside" sekitar 15 menit dari Stanford University, 45 menit dari San Francisco airport. Kalau kalian ada kesempatan untuk berkunjung ke sini (liburan, training dll, jangan segan hubungi kami, rumahku terbuka, kalian bisa tinggal bersama kami.Well sekian dulu, aku edit entry yang lalu karena aku fikir entry ini lebih descriptive.
Salam untuk semua, Enong.

Ass. Wr. Wb.
Apa kabar smuanya ?
Semoga selalu sehat n diberkati Allah SWT setiap saat.
Senang sekali bisa bergabung lagi dengan teman2 Amputasi
Sudah lama ga ada kabar berita..
mudah2an dengan adanya blog ini kita bisa bersilaturahmi lagi...
Kami (Arsyad & Ella) masih di Lampung.
Alhamdulillah masih betah
Anak sudah 3, cewek 2 n cowok 1...
Kelas 3 smp, 6 dan 4 sd
kata orang yang cowok persis bener bapaknya...
Kapan ada kumpul2 lagi ?
kita ga pernah ikutan..
maklumlah.. sudah jauh...jarang ke 'kota' juga
kita biasanya, kalo lebaran 'mudik' ke Garut
jadi kalo ada acara 'sekitar2 ' lebaran lah...
mudah2an kita bisa ikut...
Sudah dulu yaa..
lain kali disambung lagi
salam untuk teman2 smua keluarga 'AMPUTASI_FKH_IPB'
Ini foto keluarga, waktu anaku disunat..
Wass.
SALAM AMPUTASI



SELAMAT DATANG DI AMPUTASI.BLOG.
Media ini terbuka bagi alumnus2 FKH-IPB angkatan 21, Angkatan Muda Penuh Cita dan Kreasi
Mudah-mudahan Blogger ini dapat menjadi jembatan kelanjutan tali silahturahmi antara Amputasiwan-Amputasiwati untuk seterusnya..Perlu diketahui bahwa sebagian Amputasiwan-wanti telah tersebar keberadaannya hampir diseluruh Indonesia...Ada yang di Kepulauan Riau (Ana Dela), Natuna (Taufik Ismail), Jambi (Dwi Sakti N), Lampung (Arsyad dan Lela), Sulawesi Selatan (Ma'ruf), Sumatera Barat (Yuli M), Kalimantan (Edy Sujarwo), NTB (Zaenal Muttaqien), Papua (Sri Sulistyowati) dan sebagian besar lagi "ngumpul" di P. Jawa. Mungkin nama-nama yang lain tidak dapat disebutkan satu persatu 'saking' banyaknya para Amputasiwan-Amputasiwati yang ber'migrasi' ke pelosok nusantara, tidak ketinggalan ada pula yang merambah sampai ke negeri paman Sam dan tinggal serta menetap disana hingga sekarang ini seperti Enong; Wiwied dan Hubertus.
Kalau dipikir-pikir ternyata hampir menginjak masa 20 tahun kita berpisah, semenjak pengambilan sumpah dokter hewan di kampus Taman Kencana bulan Desember 1989, tepatnya saat prosesi pengambilan sumpah yang dimulai dari Gedung Moeslihoen hingga Klinik Atas dan Klinik Bawah.
Tetapi sangat disayangkan bahwa gedung Moeslihoen saat ini sudah rata dengan tanah karena roboh diterpa angin ribut, tulang-tulang rentanya tidak sanggup lagi untuk menahan terpaan angin...sirna pula kenangan kita akan tempat praktikum anatomi dasar dan anatomi topografi...akan kah kita mengingat kerangka kuda disudut kiri depan ruangan ini?? masihkah kita ingat akan bak formalin tempat penyimpanan kadafer domba dan kuda sebagai sarana praktikum...masihkah??
Mungkin sudah waktunya generasi kedua Amputasiwan-Amputasiwati mulai diperkenalkan dan dimunculkan sebagai kelanjutan dari generasi pertama bila memungkinkan..semoga saja....mari silahkan dilanjut.....